prediksi kecelakaan dari kepolisian (kecelakaan menurun tapi korban meningkat) 2015

referensi
http://jambi.tribunnews.com/2015/01/05/angka-kecelakaan-menurun-tapi-jumlah-korban-meningkat


nah kali ini suhu share dari jambi. Kenapa jambi ? ya ini daerah diluar jakarta yang cukup rame, dan berlaku di kota kota besar lainnya diseluruh indonesia, suhu ga ambil jakarta karena takut terlalu beda jauh.

dijelaskan dalam artikel itu dalam operasi lilin 2014, memang kecelakaan menurun, tapi korban mati makin banyakkk

nah suhu ada murid belajar kursani, awalnya mungkin dia galau belajar kursani (maaf tidak mau disebut nama, makanya saya samarkan), nah lalu ada kejadian, tidak lama setelah dia pulang ke daerah, dia ditabrak kendaraan yang melaju kencang dalam tabrakan massal.

nah anehnya penabrak mati, dia masih hidup, ya semua karena kuasa Allah, tetapi dia bersyukur, mungkin jika tidak belajar kursani, dia juga jadi korban. dan yang ada penyesalan. Jadi di blog ini dulu cerita tentang mas yus yang ditabrak dan sampai pintu mobil lepas spion, sekarang coba dishare pengalaman murid murid yang belajar kursani, dari yang ditabrak tidak mati malah yang nabrak mati, lalu dihadang massa tetapi bisa dihalau dan masih banyak kejadian lain dan itu riil ya, bukan  rekayasa, boleh ditanyakan sendiri ke suhu karena orangnya tidak bersedia ditulis disini karena belajar ini diam diam, mungkin takut juga karena aktivitis agama, padahal ini ilmu tidak pakai tumbal dan itu pengaktifan cupu besi tubuh, ya tidak apa apa, suhu senang yang penting bermanfaat, ya bayangkan bagi yang menawarkan itu mungkin dengan harga lebih murah, tetapi hasil cenel, spanyol (sparuh nyolong) nah diajarkan mungkin gratis atau bayar sangat murah, eh kejadian , amit amit, mati, gimana rasa bersalah dan berdosannya si guru.

nah makanya belajar ilmu kursani ini butuh guru yang mumpuni, takut kejadian tadi, tidak banyak guru yang berani ditajrib, kebanyakan berlindung dikedok ga boleh dites, masalahnya bukan tidak boleh dan boleh, tetapi jika kejadian tadi sampai mati, tanggung jawabnya dimana ? makanya jadi guru itu berat, bukan cuman mikir ngisi, muridnya diperhatikan, selalu didoakan agar energinya bagus, itu beratnya.

jaman sekarang beda dengan jaman guru dimana guru dulu ditakuti sehingga sangat mungkin muncul penipuan oleh oknum oknum. guru yang bijak tentu dapat mentajrib ilmunya di depan muridnya dan dapat membuat muridnya juga dapat tajrib



Share:

0 komentar